oleh

Semen Baturaja Manfaatkan 17.104,89 ton FABA PLN sebagai Bahan Baku Produksi

Sepanjang 2022 pemanfaatan FABA PLN UIKSBS oleh PT Semen Baturaja meningkat 125% dari tahun sebelumnya, dan diperkirakan akan terus meningkat seiiring dengan terus dilakukannya pemanfaatan FABA sebagai bahan baku pembuatan semen

 

Palembang, 9 November 2022 – Pemanfaatan FABA oleh berbagai pihak terus dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah, salah satunya adalah pemanfaatan FABA oleh industri Semen. Semen Baturaja telah memanfaatkan limbah batu bara atau fly ash dan bottom ash (FABA) sebagai bahan baku tambahan produksi semen.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (UIKSBS), Djoko Mulyono menjelaskan bahwa pada FABA terdapat kandungan total oksida SiO2, AlO3, dan Fe203 cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku tambahan dalam proses produksi semen.

“Pemanfaatan FABA untuk industri semen terus meningkat, pada tahun 2021 total pemanfaatan FABA dari PLTU Tarahan, PLTU Sebalang dan PLTU Bukit Asam mencapai 13.594,46 ton dan di tahun 2022 sampai dengan bulan September mencapai 17.104,89 ton atau meningkat 125 % ujarnya.

Pemanfaatan FABA untuk bahan baku pabrik semen diperkirakan akan terus meningkat hingga akhri 2022. Selain volume pemanfaatan FABA yang meningkat, Djoko juga menjelaskan biaya pengangkutan FABA mengalami penurunan dari awalnya Rp. 76.000/ton menjadi Rp. 72.900/ ton serta biaya pemanfaatan juga menurun dari Rp. 200.000/ton menjadi Rp.125.000/ton.

Djoko melanjutkan lokasi PLTU yang dikelolah oleh PLN UIKSBS berdekatan dengan salah satu produsen semen dan jumlah FABA yang cukup melimpah sehingga kerjasama pemanfaatan oleh pabrik semen sangat baik untuk terus dijalankan, lanjutnya.

Sebelumnya PLN UIKSBS telah menjalin kerjasama terkait pemanfaatan FABA PLTU Tarahan, PLTU Sebalang dan PLTU Bukit Asam dengan PT Semen Baturaja. Kerjasama tersebut merupakan bentu sinergi antara BUMN dalam semangat kepedulian atas pentingnya pengelolaan lingkungan hidup untuk kelestarian alam.

Selain berdampak positif pada lingkungan, penggunaan FABA pada industri semen juga memberikan keuntungan secara finansial karena FABA yang dihasilkan sendiri bisa didapatkan dengan harga yang masih cukup murah sehingga setelah diproses menjadi semen akan memberikan nilai tambah yang cukup tinggi dan meningkatkan daya saing industri semen. (mnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.