oleh

PLN Bedah Rumah dengan FABA Serentak di 5 Lokasi PLTU di Sumatera

PLN memanfaatkan 11.150 buah batako produksi UMKM dari pemanfaatan FABA dari PLTU Bukit Asam, PLTU Tarahan, PLTU Sebalang, PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin

MUARA ENIM – PT PLN (Persero) kembali menggelar bedah rumah dengan memanfaatkan FABA. Kali ini ceremoni peletakan batu pertama tersebut dilakukan serentak di 5 PLTU di Sumatera yaitu PLTU Bukit Asam, PLTU Tarahan, PLTU Sebalang, PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin.

Program bedah rumah tersebut merupakan inisiasi PLN untuk membantu meringankan beban sesama yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni. Selain mampu menghemat biaya, program ini juga memanfaatkan batako produksi UMKM setempat.

Ceremoni peletakan batu pertama bedah rumah tersebut dipusatkan di PLTU Bukit Asam, Kabupaten Muara Enim dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Kurmin, M.Si, beserta unsur muspida dan diikuti oleh unit lainnya seperti PLTU Tarahan, PLTU Sebalang, PLTU Ombilin dan Teluk Sirih secara virtual.

General Manager PLN UIK Sumbagsel, Djoko Mulyono menuturkan setelah terbitnya PP 22/2021 sesuai lampiran XIV dimana status fly ash dan bottom ash sudah termasuk limbah non B3, maka PLN UIK Sumbagsel juga berkomitmen untuk melakukan pemanfaatan FABA secara massive dimana salah satunya program bedah rumah ini.

“Melihat banyaknya manfaat yang bisa dihasilkan dengan pemanfaatan FABA, PLN mengajak pemerintah daerah untuk dapat berkolaborasi sehingga yang pada akhirnya PLN berkontribusi tidak hanya masalah listrik, namun juga pembangunan dan perekonomian daerah.” terang Djoko.

Djoko juga menjelaskan limbah FABA dari sisa produksi listrik PLTU tersebut telah diolah oleh UMKM setempat untuk diproduksi menjadi batako. PLN memanfaatkan batako tersebut untuk digunakan dalam program bedah rumah. Sehingga selain membantu masyarakat, program ini juga mampu menghemat biaya dan membantu perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Kurmin, M.Si, mengapresiasi program bedah rumah memanfaatkan Faba. Faba sebelumnya termasuk limbah B3 sehingga pemanfaatannya sangat sulit, dengan keluarnya aturan baru faba dapat dimanfaatkan secara maksimal dan bisa di kerjasamakan dengan instansi/lembaga daerah.

“Atas nama pemerintah kabupaten Tanjung Enim mengucapkan terima kasih kepada PLN dan kita berharap kedepan akan banyak pemanfaatan faba lainnya dan bersama masyarakat, koperasi sehingga dapat mendukung pembangunan daerah” ungkapnya.

Secara total program bedah rumah serentak ini akan memanfaatkan 11.150 buah batako dan menghabiskan Rp. 260,5 jt, dana YBM PLN yang menyasar golongan fakir miskis di ring 1 PLTU tersebut.

Salah satu penerima manfaat Nursani (86) janda yang menggantungkan hidup dari anaknya yang berprofesi sebagai tukang becak, Kecamatan lawang kidup, Kabupaten Muara, mengucapkan terima kasih kepada PLN.

“Rumah ini sudah saya tempati dari tahun 1961 dan berkat PLN akhirnya direnovasi, terima kasih PLN,” ujar Nursani. (rel/dnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.