oleh

Rahma Santhi Zinaida Dosen UBD Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi  

JAKARTA – Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta program Doktor Ilmu Komunikasi kembali meluluskan Doktor ke 78 dalam konsentrasi komunikasi pariwisata setelah Promovendus.

Rahma Santhi Zinaida merupakan dosen pada fakultas ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma Palembang telah berhasil mempertahankan disertasinya pada Sidang Terbuka Promosi Doktor dengan promotor Prof. Dr. Sunarto, M.Si dan co-promotor Dr. Manik Sunuantaeri, M.Si pada hari Jumat 11 Februari 2022 pukul 9.30 pagi yang berlangsung secara hybrid offline dan online.

Disertasi Promovendus berjudul Konstruksi Identitas Kota dalam Pembentukan City Branding Palembang dalam Analisis Konstruksi Sosial Peter L.Berger menitikberatkan pada fokus tujuan bagaimana menemukan dan melihat identitas kota untuk menjadi dasar pembentukan city branding.

Sedangkan tujuan penelitian disertasi adalah menemukan proses konstruksi identitas kota Palembang untuk membuat city branding, lalu melihat proses Dialektika Eksternalisasi, Objektivasi dan Internalisasi dalam masyarakat lokal dalam memaknai identitas Kota dan yang terakhir adalah menemukan elemen pembentuk identitas kota untuk membuat city branding Palembang.

Dalam disertasinya, Rahma mengemukakan bahwa peran pemerintah kota Palembang yang telah membuat city branding merupakan langkah nyata perhatian pemerintah dalam menciptakan citra positif untuk membangun kota Palembang dari beragam sektor, khususnya pariwisata. Dalam perkembangannya akan lebih maksimal lagi apabila sebelum proses pembuatan sebuah city branding dapat menelusuri lebih dalam terkait identitas kota Palembang secara jernih dan aunthentic sehingga city branding yang merupakan sebuah pengharapan dan bagian dari srategi pemasaran sebuah kota dapat merepresentasi identitas asli yang dibangun dari elemen sejarah, budaya, agama, masyarakat dan kenampakan alam

Sebagai novelty atau kebaruan dari disertasi Rahma adalah dengan menghasilkan Model Identitas Kota Sungai atau River City Identity Model yang diharapkan dapat dapat menambah sumbangsih pemikiran bagi peneliti-peneliti selanjutnya untuk menentukan kembali elemen –elemen spesifik terkait identitas suatu kota, khususnya kota-kota di Indonesia yang kaya akan budaya, sejarah, agama dan Kenampakan Alam berbeda beda, karena setiap kota memiliki keaslian, ciri pembeda dan keunikan elemen-elemen yang ada di dalam kota masing-masing yang dapat menjadi keunggulan di berbagai sektor khususnya dari sektor pariwisata.

Rekomendasi penelitian Rahma tujukan kepada Pemerintah Daerah Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk dapat membuat kajian rutin dan berkelanjutan terkait identitas kota dalam hal ini berfokus pada elemen sejarah, budaya, agama dan kenampakan alam sungai. Sudah selayaknya kota Palembang memiliki pusat kajian Identitas kota, misalnya pusat kajian sejarah atau pusat kajian budaya.

Pemerintah daerah juga harus meningkatkan nilai jual museum, lokasi peninggalan sejarah, dll dengan memasukan suntikan teknologi infomasi dan digitalisasi museum untuk penyimpanan arsip sejarah dan menambah khasanah informasi kepada gereasi muda dari level sekolah dasar mengenai identitas kota Palembang agar menjadi jati diri masyarakat DAMANIS (Damai dan Harmonis) dan dapat terepresentasi dalam setiap elemen masyarakat kota Palembang. (rel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed